Jual Kambing Aqiqah di Sukoharjo

Jual Kambing Qurban di Solo

Jual Kambing Aqiqah di Sukoharjo

Solo Aqiqah merupakan spesialis layanan aqiqah di Solo dan tempal jual kambing aqiqah dengan harga murah dengan area layanan meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo





    Tentang Kami “Solo Aqiqah”

  • Aqiqah Solo didirikan sejak Juni 2016 berawal dari mulai meningkatnya kesadaran masyarakat muslim untuk menjalankan tuntunan agama salah satunya adalah ajaran mengenai anjuran untuk melaksankan Aqiqah sebagai sunnah Rasul. Inilah yang menjadi alasan Aqiqah Solo hadir untuk memberikan kemudahan jasa aqiqah bagi masyarakat yang ingin ber-Aqiqah.
  • Solo Aqiqah / Aqiqah Solo merupakan pusat layanan pemesanan kambing aqiqah (aqiqoh/akikah.red). Solo Aqiqah melayani pemesanan aqiqah untuk wilayah Solo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen, Wonogiri, dan lain-lain.
  • Kami melayani paket aqiqah maupun jual kambing aqiqah di Solo dengan haraga kambing aqiqah lebih murah dari tempat lain di karenakan kami telah bekerjasama dengan peternak kambing secara langsung tanpa perantara.

Jagonya Aqiqah, Layanan Aqiqah Terbaik di Solo

           

KEUNGGULAN AQIQAH DI “SOLO AQIQAH”

Insya Allah kami akan memberikan pelayanan TERBAIK dan AMANAH

  • Domba Jantan, Sehat, Cukup Bobot & Sesuai Syari’at

  • Domba bisa dipilih & dipotong sendiri

  • Bonus Buku Risalah Aqiqah, Dokumentasi/Foto CD Domba & Sertifikat Aqiqah

Cara Pemesanan Kambing Aqiqah di Solo Aqiqah:

  • Anda bisa hubungi kami langsung lewat telp./sms/wa yang tertera diwebsite www.soloaqiqah.com

  • Pemesanan online lewat menu pemesanan di atas.

  • Pemesanan aqiqah juga dapat Anda lakukan lewat media sosial Facebook, Twitter, Instagram, Line, BB yang kami kelola sebagai support kami.




Layanan Pemesanan Aqiqah Kota Solo

                   

Layanan Pemesanan Aqiqah Solo atau Solo Aqiqah merupakan layanan jasa masak aqiqah profesional, amanah & terpercaya. Masakan sekelas bintang lima & harga yang terjangkau. Layanan Aqiqah Terbaik di kota Solo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Sragen dan Wonogiri.

Layanan Aqiqah di Solo Aqiqah untuk Putra-putri Tercinta

Layanan Aqiqah di Solo Aqiqah, kami merupakan pusat layanan yang menyediakan domba aqiqah untuk acara tasyakuran kelahiran putra-putri Anda dengan harga biaya terjangkau. Anda bisa memilih paket aqiqah di Solo Aqiqoh sesuai dengan budget yang Anda.

Apa saja paket yang di sediakan oleh Solo Aqiqah?

Paket Aqiqah Nasi Kotak, kami meyediakan paket aqiqah bagi Anda yang ingin menyelenggarakan acara tasyakuran aqiqah/aqiqoh tanpa merasa harus kerepotan dengan penyediaan makanan, alternatifnya adalah memesan nasi kotak. Dengan memilih nasi kotak, Anda tidak perlu menyediakan ruangan yang luas atau tempat untuk menyajikan makanan seperti piring dan sebagainya di rumah Anda.

 

Layanan Pemesanan Aqiqah Terbaik di Solo

Produk yang dipasarkan oleh Solo Aqiqah adalah domba Aqiqah beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box dengan harga yang terjangkau. Kami mengantarkan paket aqiqah Anda dengan gratis ke wilayah Solo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen dan Wonogiri.

Mengapa kami menggunakan domba? Karena daging domba lebih empuk, enak, rendah kolesterol dan tidak berbau prengus sedang kambing walaupun berbau prengus sehingga hasil kualitas masakan yang dijamin enak dan nikmat.

Layanan Aqiqah Solo Harga MURAH & LEZAT

Layanan Aqiqah Solo dengan harga murah, Solo Aqiqah SOLUSINYA. Siapa bilang layanan aqiqah kota Solo itu mahal? Kami perusahaan yang menyediakan layanan untuk acara tasyakuran kelahiran anak Anda dengan harga yang terjangkau. Harga kambing lebih murah dengan kualitas terbaik, karena kami memiliki kambing sendiri sehingga harga bisa murah.

Rasa masakan Aqiqah lebih terjaga kualitasnya, karena kami memiliki menu spesial berupa sate, gulai dan tengkleng rasa khas asli solo, sehingga anda tidak khawatir akan kelezatan masakan dari kami untuk dihidangkan pada tamu atau dibagikan kepada tetangga, saudara, teman sekantor dan pondok pesantren atau yayasan.




CARA ORDER LAYANAN AQIQAH DI SOLO AQIQAH

PEMESANAN

Pemesan paket kambing Aqiqah di Solo Aqiqah sangat mudah, Anda bisa melakukan dengan cara hubungi kami langsung atau bisa lewat form yang kami sediakan. Pilih salah satu cara pemesanan yang menurut Anda mudah.

PEMBAYARAN

Pembayaran pemesanan Aqiqah minimal melakukan pembeyaran di muka Rp.500.000,- sebagai tanda jadi pemesanan Aqiqah di tempat kami, melalui bank transfer BNI, BCA, atau Mandiri sesuai dengan nomor rekening di website ini.

PROSES & PENGIRIMAN

Setelah menerima uang muka, kami segera menghubungi untuk konfirmasi pemesan dan langsung memproses pemesanan aqiqah Anda sesuai dengan pemesanan dan akan kami antar sesuai dengan jadwal.

Cara Pemesanan Kambing Aqiqah di Solo Aqiqah:

  • Anda bisa hubungi kami langsung lewat telp./sms/wa yang tertera diwebsite ini.
  • Pemesanan online lewat menu pemesanan di atas.
  • Pemesanan aqiqah juga dapat Anda lakukan lewat media sosial Facebook, Twitter, Instagram, Line, BB yang kami kelola sebagai support kami.
  • Pemesanan aqiqah by email: [email protected]

Keunggulan Layanan Solo Aqiqah

       

           

Insya Allah kami akan memberikan pelayanan TERBAIK dan AMANAH

  • Domba Jantan, Sehat, Cukup Bobot & Sesuai Syari’at
  • Domba bisa dipilih & dipotong sendiri
  • Bonus Buku Risalah Aqiqah, Dokumentasi/Foto CD Domba & Sertifikat Aqiqah
  • Pesanan Via Telpon/Online, Antar & Potong Gratis!



       

Pertanyaan Seputar Layanan di Solo Aqiqah

               

Kenapa harga ternak aqiqah kami lebih mahal dibandingkan dengan jasa aqiqah lainnya?

       

           

Pertanyaan yang sering di tanyakan mengenai mengapa harga jasa layanan aqiqah di Solo Aqiqah lebih mahal dari tempat lain, berikut jawaban kami mengenai harga aqiqah kami lebih mahal;

  • Karena kami hanya memotong domba jantan dan tidak memotong betina
  • Domba minimum yang kami aqiqahkan kami pastikan memenuhi syari’i dari umur dan bobot.
  • Anda boleh pastikan ke pasar ternak terdekat bahwa domba yang kami berikan murah dengan perbandingan bobot yanga sama dan memenuhi syarat.
  • Bahkan kami pastikan anda akan mendaptkan harga yang jauh lebih tinggi dari harga yang kami tawarkan dengan bobot yang sama.

       

Kenapa Solo Aqiqah Lebih Memilih Domba Dari Pada Kambing?

       

           

Berikut jawaban kami mengenai jasa layanan aqiqah di Solo Aqiqah lebih mengutamakan domba dari pada kambing:

  1. Karena kami ingin memberikan yang terbaik untuk anda, domba memiliki kualitas daging yang lebih baik.
  2. Domba adalah bahan masak yang berkualitas, sehingga secara umum dan internasional mereka menggunakan domba untuk steak dan makanan mereka.
  3. Domba tidak berbau prengus.
  4. Domba memiliki tingkat nutrisi yang lebih baik.
  5. Domba secara umum lebih muda untuk bisa diaqiqahkan atau diqurbankan. Sesuai dengan mahzab jika domba 6 bulan maka kambing 1 tahun, jika domba 1 tahun maka kambing 2 tahun.
  6. Domba adalah salah satu spesies dari qibas (domba ekor gemuk), hal ini lebih mendekati apa yang telah dilaksanakan terdahulu.

       

Layanan Jasa Pemesanan Aqiqah Terbaik di Solo, Aqiqah Solo atau Solo Aqiqah merupakan layanan jasa masak aqiqah profesional, amanah & terpercaya. Masakan sekelas bintang lima & harga yang terjangkau. Layanan Aqiqah Terbaik di kota Solo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Sragen dan Wonogiri.

Pemesanan Kamibing Aqiqah Solo

Hubungi Customer Service Solo Aqiqah

Call Center / WA +62-858-6969-0119

Pemesanan Kamibing Aqiqah Solo – Solo Aqiqah merupakan layanan pemesanan kambing aqiqah siap saji yang bertempat di Solo / Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia.  Solo Aqiqah melayani kambing aqiqah untuk wilayah Se-ekskarisidenan Surakarta meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Klaten dan Wonogiri.

Layanan Aqiqah siap saji “Solo Aqiqah” berdiri mulai 2016, berawal dari usaha jual kambing aqiqah di solo dan jual-beli kambing untuk keperluan ternak, aqiqah dan qurban di Solo, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Klaten dan Wonogiri. Hingga akhirnya berekspansi untuk penyediaan kambing aqiqah dan qurban hingga pemasakannya sampai siap untuk disajikan dan penyaluran domba aqiqah ke Panti Asuhan.

Solo Aqiqah penyedia kambing aqiqah dengan kualitas dan mutu terjaga, kami berusaha untuk terus melayani permintaan kambing aqiqah memenuhi permintaan konsumen dan mengutamakan kepuasan konsumen dalam memenuhi pemesanan kambing aqiqah di Solo Aqiqah.

Kelebihan Pemesanan Domba Aqiqah di Solo Aqiqah:

  1. Kambing aqiqah berkualitas dan sesuai syariah

  2. Pemesanan kambing aqiqah boleh dilihat dan dipilih sendiri.

  3. Pemotongan kambing aqiqah bisa dilihat dan disaksikan keluarga

  4. Kambing aqiqah bias dimasak 3 menu Istimewa Sate/Tongseng, Gule, Tengkleng

  5. Pemesanan kambing aqiqah di solo Aqiqah GRATIS ONGKOS KIRIM

  6. Solo Aqiqah bersedia menyalurkan pemesanan domba aqiqah Anda ke panti asuhan, pesantren dan daerah miskin (sesuai rekomendasi pemesan)

  7. Rasa masakan kambing aqiqah istimewa di tangani oleh koki spesialis yang telah berpengalaman dalam memasak domba untuk aqiqah.

Layanan kambing Aqiqah Solo untuk anak Anda tercinta di percayakan di “Solo aqiqah”. Kemudahan layanan yang di berikan oleh Aqiqah Solo paling murah dan amanah.

Siapa bilang layanan kambing aqiqah Solo itu mahal?

Kami mencoba untuk memberikan sebuah pengalaman beraqiqah yang berkesan kepada setiap pelanggan dengan 4 layanan.

  1. Dipilih dan Disembelihkan Hewan Aqiqah Sesuai Syariah

  2. Hewan Sehat, Tidak Cacat dan Cukup Umur. Dapat dipilih dan disaksikan langsung penyembelihanya.

  3. Aqiqah siap saji dengan kualitas masakan sangat istimewa

  4. Varian olahan menu paket aqiqah spesial, dijamin halal dan berkualitas dengan harga terjangkau.

  5. Pesanan Diantar Sampai Kerumah Anda

  6. Tidak Repot, cukup pesan Insyaallah kami akan melaksanakan amanah aqiqah anda dan diantar ke tempat anda.

  7. Kejelasan Jual Beli

  8. Kami tawarkan hewan aqiqah dengan sistem timbang hidup. Harga hewan disesuaikan pada berat hidupnya.

Rasulullah Saw. Bersabda: “Semua anak bayi tergadaikan dengan

aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing) aqiqah,

diberi nama, dan dicukur rambutnya.”[Shahih, Hadist Riwayat Abu Dawud Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, Ad Darimi Dan lain-lainnya]

Harga Kambing Aqiqah Solo Murah

Daftar Harga kambing Aqiqah yang Murah di Solo Murah Hasil Masakan Paling Banyak

Layanan pemesanan kambing aqiqah paling murah di Solo ini disiapkan oleh Solo Aqiqah. Solo Aqiqah berpengalaman mengelola Jasa layanan aqiqah dari tahun 2016. Solo Aqiqah memberikan layanan kambing aqiqah murah di solo siap masak dan juga sudah matang (catering) nasi kotak untuk sajian acara aqiqah Anda.

Usaha Solo Aqiqah dimulai dengan peternakan kambing mandiri yang didukung oleh lahan pakan domba yang istimewa sehingga dapat menjaga kualitas dari pengembangan dan pertumbuhan domba sehingga bisa menghasilkan daging yang maksimal. Daftar Harga Aqiqah yang Murah di Solo ini merupakan harga yang termurah apabila dibanding dengan layanan pemesanan domba aqiqah lainnya.

Mengapa Daftar Harga Aqiqah yang Murah di Solo lebih murah dan hasil lebih banyak dari yang lain?

Jawabankami sebaga berikut karena Solo Aqiqah merupakan kesatuan terintegrasi pengelolaan daging domba aqiqah darimulai peternakan- pembibitan – penggemukan kambing sampai dengan pusat penyembelihan kambing pembersihan daging dan juga dapur olahan untuk memasak dombanya adalah milik sendiri. Jadi Solo Aqiqah bisa berjalan lebih efisien yang menghasilkan hasil yang lebih banyak.

Solo Aqiqah hadir sebagai pilihan terbaik dan sangat praktis untuk membantu Anda dalam menjalankan ibadah sunah aqiqah bagi putra putri Anda. Berbagai kemudahan yang kami tawarkan ditujukan agar Anda memperoleh layanan ibadah aqiqah teristimewa. Kami siap berkunjung ke rumah Anda untuk membicarakan program dan paket aqiqah dari Solo Aqiqah, sesuai waktu yang Anda inginkan. Team marketing kami akan menjelaskan sistem dan paket domba aqiqah dari Solo Aqiqah. Bahkan untuk pembayarannya pun jangan khawatir, bisa dibayar Rp.500.00,- dan sisanya setelah paket aqiqah pesanan Anda sampai. Pengantaran pemesanan domba aqiqah gratis oleh armada pengiriman Solo Aqiqah langsung kerumah anda. InsyaAllah barokah.

Informasi pemesanan kambing Aqiqah di Solo Aqiqah hubungi.wa: 0858-69690119



Siapakah kami (Solo Aqiqah / Aqiqah Solo)?

Solo Aqiqah didirikan sejak Juni 2016 di kota Solo/Surakarta Jawa Tengah. Berawal dari mulai meningkatnya kesadaran masyarakat muslim untuk menjalankan tuntunan agama salah satunya adalah ajaran mengenai anjuran untuk melaksankan Aqiqah sebagai sunnah Rasul. Inilah yang menjadi alasan Solo Aqiqah hadir untuk memberikan kemudahan jasa aqiqah bagi masyarakat kota Solo dan sekitarnya yang ingin ber-Aqiqah.





Paket Aqiqah di Solo Aqiqah

Berikut daftar harga paket Aqiqah yang ditawarkan Solo Aqiqah.

 

Layanan Aqiqah Terbaik di Kota Solo

Produk yang dipasarkan oleh Solo Aqiqah adalah domba beserta jasa pemotongan, pengolahan, pengantaran dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box dengan harga yang terjangkau. Kami mengantarkan paket aqiqah Anda dengan gratis ke wilayah Solo, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Sragen dan Wonogiri.

Mengapa kami menggunakan domba bukan kambing?

Karena daging domba lebih empuk, enak, rendah kolesterol dan tidak berbau prengus dibandingkan daging kambing yang berbau prengus sehingga hasil kualitas masakan yang dijamin enak dan nikmat.

 

Biaya jasa masak kami lebih tinggi dibandingkan jasa aqiqah yang lain?

       

           

Pertanyaan dari calon klien juga sering menanyakan kenapa harga jasa masak kami lebih tinggi dibandingkan jasa aqiqah yang lain, berikut jawaban kami mengenai pertanyaan tersebut:

  1. Karena kami mengolah masakan anda dengan bahan masakan yang berkualitas, dengan koki yang handal, dan team yang terpercaya.
  2. Memasak satu ekor domba membutuhkan keahlian masak yang sangat spesial.
  3. Proses pengolahan satu ekor domba yang bisa memakan waktu 4 – 5 jam dengan tenaga pengolahan ternak mencapai 2 – 3 orang.

       

Kenapa memakai layanan online?

               

  • Kami online karena visi kami adalah melayani anda yang memiliki keterbatasan waktu dan membutuhkan kepraktisan.
  • Online hanya akan menjadi sambungan komunikasi bahkan kami berharap anda bisa memilih ternak dan menyembelih aqiqah anak anda sendiri.
Seputar Solo Aqiqah



RISALAH TENTANG AQIQAH

 

                              

                                   

                                                                       

Dalil syar’i tentang Aqiqah, Ucapan Selamat untuk Bayi yang Baru Lahir:

Baarokallohulaka fiil mauhuubilaka, wa syakartal waahiba, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu

“Semoga Alloh memberikan keberkahan untuk dirimu atas (karunia) yg diberikan kepadamu. Semoga engkau mensyukuri Yang Maha Memberi hingga sang anak menjadi dewasa dan menjadi anak yang berbakti”

Kemudian Dijawab :(atas orang yang mengucapkan doa di atas kepada kita)

Baarokallohulaka wa baaroka’alaika, wa jazaakallohu khoiron, wa rozaqokallohu mitslahu, wa ajzala tsawaabaka

“Semoga Alloh memberikan berkahnya kepadamu dan dalam segala yang engkau miliki. Semoga Alloh membalas untukmu kebaikan yang banyak dan memberikan (karunia) yang sama kepadamu. Semoga Alloh pun berkenan melipat gandakan pahalamu”

Do’a Untuk Bayi yang Baru Dilahirkan

Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatin

Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya.(HR. Bukhari)

Menghidupkan Sunnah Nabi saw. dengan ‘Aqiqah’ / Akikah

Makna ‘AqiqahSecara bahasa ‘aqiqah berarti memutus. Sedangkan secara istilah Syara’ aqiqah berarti menyembelih kambing untuk anak pada hari ke tujuh dari hari kelahirannya.

Pentingnya Aqiqah Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya anak itu diaqiqahi. Maka tumpahkanlah darah baginya dan jauhkanlah penyakit daripadanya (dengan mencukurnya).” (Hadits shahih riwayat Bukhari, dari Salman Bin Amar Adh-Dhabi).

Rasulullah saw. bersabda:

“Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan (binatang) pada hari ke tujuh dari hari kelahirannya, diberi nama pada hari itu dan dicukur kepalanya”. (Ashhabus-Sunan).

Aqiqah adalah tanda syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat anak yang diberikan-Nya. Juga sebagai washilah (sarana) memohon kepada Allah SWT. agar menjaga dan memelihara sang bayi. Dari hadits di atas pula ulama menjelaskan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi para wali bayi yang mampu, bahkan tetap dianjurkan, sekalipun wali bayi dalam kondisi sulit.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam AqiqahKambing yang akan di sembelih mencapai umur minimal satu tahun dan sehat tanpa cacat sebagaimana persyaratan untuk hewan qurban. Jika bayi yang dilahirkan laki-laki, dianjurkan untuk menyembelih dua ekor kambing yang sepadan (sama besarnya), sedangkan bayi perempuan disembelihkan satu ekor kambing.

Hal ini berdasar atas hadits dari Ummu Karaz al-Ka’biyah, Rasulullah bersabda:

“Bagi anak laki-laki (disembelihkan) dua ekor kambing dan bagi anak perempuan (disembelihkan) satu ekor. Dan tidak membahayakan kamu sekalian apakah (sembelihan itu) jantan atau betina” (H. R. Ahmad dan Tirmidzi).

Hal di atas berlaku untuk orang yang dikaruniai rizqi yang cukup oleh Allah SWT. Sedangkan orang yang kemampuannya terbatas, diperbolehkan untuk meng’aqiqahi anak laki-laki maupun anak perempuan dengan satu ekor kambing.

Hal ini berdasar atas hadits dari Ibnu ‘Abbas r.a.:

“Bahwa Rasulullah saw. telah meng’aqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain dengan satu ekor biri-biri.” (H.R. Abu Dawud),

dan juga riwayat dari Imam Malik:

“Abdullah bin Umar r.a. telah meng’aqiqahi anak-anaknya baik laki-laki maupun perempuan, satu kambing-satu kambing.”

Dianjurkan agar ‘aqiqah itu disembelih atas nama anak yang dilahirkan. Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu al-Mundzir dari ‘Aisyah r.a.: Nabi saw. bersabda:

“Sembelihlah atas namanya (anak yang dilahirkan), dan ucapkanlah, ‘Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, bagi-Mu-lah dan kepada-Mu-lah ku persembahkan ‘aqiqah si Fulan ini.”

Akan tetapi, jika orang yang menyembelih itu telah berniat, meskipun tidak menyebutkan nama anak itu, maka tujuannya sudah tercapai. Adapun daging aqiqah tersebut selain dimakan oleh keluarga sendiri, juga disedekahkan dan dihadiahkan. Disukai untuk memberi nama anak pada hari ketujuh dengan memilihkannya nama-nama yang baik.

Waktu ‘Aqiqah Di muka telah dikutipkan sebuah hadits yang menunjukkan bahwa waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan ‘aqiqah adalah hari ketujuh.

Hadits lain yang menguatkan hal itu antara lain adalah hadits Abdillah bin Wahb dari ‘Aisyah r.a.: Rasulullah saw. telah meng’aqiqahi Hasan dan Husain pada hari ketujuh (dari kelahiran mereka), menamakan mereka dan memerintahkan untuk menjauhkan penyakit dari kepala (mencukur) mereka. Akan tetapi, ada pendapat yang menunjukkan bahwa keterikatan dengan hari ketujuh itu bukanlah keharusan, melainkan suatu anjuran.

Al-Maimuni berkata: Aku bertanya pada Abdullah: “Kapankah anak itu di’aqiqahi?”. Abdullah menjawab, “Adapun ‘Aisyah telah mengatakan bahwa ‘aqiqah itu dilakukan pada hari ketujuh, hari keempat belas, atau hari ke duapuluh satu.”

Imam Malik berkata: Pada zhahirnya, keterikatan pada hari ketujuh itu adalah atas dasar anjuran. Andaikan (pada hari itu tidak dapat dilakukan), maka menyembelih pada hari keempat, kedelapan, atau kesepuluh atau sesudahnya, ‘aqiqah itu telah cukup.

Ringkasnya, jika orang tua mampu menyembelih ‘aqiqah pada hari ketujuh, maka hal itu lebih utama, sesuai dengan perbuatan Nabi saw. Namun jika hal itu menyulitkan, maka diperbolehkan untuk melakukannya pada hari ke berapa saja sebagaimana telah dikatakan Imam Malik. Wallahu a’lam.

Makna Sebuah Nama

“Apalah arti sebuah nama”, begitulah ungkapan dari Shakespeare yang begitu sering terdengar di masyarakat. Konsekuensinya nama hanyalah sebagai panggilan/identitas yang membedakan antara individu yang satu dengan individu yang lain. Sehingga seringkali dalam pemberian sebuah nama yang dicari adalah lebih karena keunikannya bukan makna yang terkandung di dalamnya.

Namun bagi kami – dan sebagian besar orang Indonesia – nama bermakna doa atau cita-cita. Sehingga setiap panggilan terhadapnya merupakan doa baginya dan setiap mengingat namanya maka mengingatkan akan cita-cita kehadirannya ke dunia.

Nabi Muhammad Saw pernah bersabda,

“Sesungguhnya kalian akan diseru pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama-nama ayah kalian, maka perbaguslah nama kalian”. (HR Abu Dawud dan Ibnu Hibban).



Makana Aqiqah / Akikah adalah sembelihan yang dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi. Jumhur ulama menyatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkad baik bagi bayi laki-laki maupun bayi perempuan. Pelaksanaannya dapat dilakukan pada hari ke tujuh (ini yang lebih utama menurut para ulama), keempat belas, dua puluh satu atau pada hari-hari yang lainnya yang memungkinkan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya serta diberi nama”. (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)

Yang lebih utama adalah menyembelih dua ekor kambing yang berdekatan umurnya bagi bayi laki-laki dan seekor kambing bagi bayi perempuan. Dari Ummi Kurz Al-Ka’biyyah, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang berdekatan umurnya dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Ahmad 6/422 dan At-Tirmidzi 1516)

Dalam pelaksanaan aqiqah sebaiknya dilakukan sendiri oleh orang tua bayi. Kalau toh ingin menitipkannya kepada orang lain, kita harus yakin bahwa hal tersebut dilakukan sesuai dengan tuntutan syari’ah. Jangan sampai kita menitipkan sejumlah uang kepada suatu lembaga atau perorangan, kemudian uang tersebut dibagikan langsung sebagai pengganti daging. Praktek yang demikian tentunya tidak sesuai dengan tuntunan sunnah yang mensyaratkan adanya penyembelihan hewan dalam pelaksanaan aqiqah.

Mencukur Rambut

Mencukur rambut bayi merupakan sunah Mu’akkad, baik untuk bayi laki-laki maupun bayi perempuan yang pelaksanaannya dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran dan alangkah lebih baik jika dilaksanakan berbarengan dengan aqiqah.

Hal tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya serta diberi nama.” (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)

Dalam riwayat yang lain Rasulullah SAW bersabda : “Hilangkan darinya kotoran” (HR. Al-Bazzar)

Ibnu sirin ketika mengomentari hadis tersebut berkata: “Jika yang dimaksud dengan kotoran tersebut adalah bukan mencukur rambut, aku tidak mengetahui apa maksudnya dengan hadis tersebut.” (Fathul Bari)

Mengenai faedah dari mencukur rambut bayi tersebut, Ibnu Al-Qoyyim berkata: “Mencukur rambut adalah pelaksanaan perintah Rasulullah SAW untuk menghilangkan kotoran. Dengan hal tersebut kita membuang rambut yang jelek/lemah dengan rambut yang kuat dan lebih bermanfaat bagi kepala dan lebih meringankan untuk si bayi. Dan hal tersebut berguna untuk membuka lubang pori-pori yang ada di kepala supaya gelombang panas bisa keluar melaluinya dengan mudah dimana hal tersebut sangat bermanfaat untuk menguatkan indera penglihatan, penciuman dan pendengaran si bayi” (Ath-thiflu Wa Ahkamuhu, hal 203-204).

Dalam pelaksanaan mencukur rambut, perlu diperhatikan larangan Rasulullah SAW untuk melakukan Al-Qaz’u, yaitu mencukur sebagian rambut dan membiarkan yang lainnya. (HR. Bukhori Muslim).

Ada sejumlah gaya mencukur rambut yang termasuk Al-Qaz’u tersebut :

  • Mencukur rambut secara acak di sana-sini tak beraturan.
  • Mencukur rambut bagian tengahnya saja dan membiarkan rambut di sisi kepalanya.
  • Mencukur rambut bagian sisi kepala dan membiarkan bagian tengahnya
  • Mencukur rambut bagian depan dan membiarkan bagian belakan atau sebaliknya.

Pemberian Nama

Nama bagi seseorang sangatlah penting. Ia bukan hanya merupakan identitas pribadi dirinya di dalam sebuah masyarakat, namun juga merupakan cerminan dari karakter seseorang. Rasululloh SAW menegaskan bahwa suatu nama (al-ism) sangatlah identik dengan orang yang diberinama (al-musamma).

Dari Abu Hurairoh Ra, dari Nabi SAW beliau bersabda:

“Kemudian Aslam semoga Alloh menyelamatkannya dan Ghifar semoga Alloh mengampuninya.” (HR. Bukhori 3323, 3324 dan Muslim 617)

Ibnu Al-Qoyyim berkata: Barangsiapa yang memperhatikan sunah, ia akan mendapatkan bahwa makna-makna yang terkandung dalam nama berkaitan dengannya sehingga seolah-olah makna-makna tersebut diambil darinya dan seolah-olah nama-nama tersebut diambil dari makna-maknanya.

Dan jika Anda ingin mengetahui pengaruh nama-nama terhadap yang diberi nama (Al-musamma) maka perhatikanlah hadis di bawah ini: Dari Said bin Musayyib dari bapaknya dari kakeknya Ra, ia berkata:

Aku datang kepada Nabi SAW, beliau pun bertanya: “Siapa namamu?” Aku jawab: “Hazin” Nabi berkata: “Namamu Sahl” Hazn berkata: “Aku tidak akan merobah nama pemberian bapakku” Ibnu Al-Musayyib berkata: “Orang tersebut senantiasa bersikap keras terhadap kami setelahnya” (HR. Bukhori 5836) (At-Thiflu Wa Ahkamuhu/Ahmad Al-‘Isawiy hal 65).

Oleh karena itu, Rasululloh SAW memberikan petunjuk nama apa saja yang sebaiknya diberikan kepada anak-anak kita. Antara lain:

Dari Ibnu Umar Ra ia berkata: Rasululloh SAW telah bersabda: “Sesungguhnya nama yang paling disukai oleh Alloh adalah Abdulloh dan Abdurrahman.” (HR. Muslim 2132)

Dari Jabir Ra dari Nabi SAW beliau bersabda: “Namailah dengan namaku dan jangnlah engkau menggunakan kuniyahku.” (HR. Bukhori 2014 dan Muslim 2133)

Berkaitan dengan kapan saat yang tepat untuk pemberian nama bagi bari yang baru lahir, para ulama menyatakan hal tersebut sebaiknya dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran berbarengan dengan pelaksanaan aqiqah dan pencukuran rambut. Namun juga pemberian nama tersebut boleh dilakukan sebelumnya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap yang dilahirkan tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari kelahirannya dan dicukur rambutnya serta diberi nama” (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan)

Syukuran 40 Hari

Berkaitan dengan perayaan 40 hari setelah kelahiran jabang bayi, hal tersebut bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW sebagaimana di atas. Kalau memang ingin memperkenalkan bayi kepada para tetangga, kenapa hal tersebut tidak dilakukan berbarengan dengan pelaksanaan aqiqah?

Adat atau kebiasaan perayaan tersebut merupakan warisan masa lalu yang masih banyak dipercayai dan dilaksanakan oleh masyarakat kita. Tentunya ini adalah tugas kita untuk menyampaikan yang sebenarnya kepada mereka berkaitan dengan tuntunan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan aqiqah. Anda dapat menyampaikan kepada orang tua Anda bahwa pelaksanaan aqiqah merupakan ungkapan syukur kita kepada Allah atas kelahiran bayi.

Disamping itu, dalam pelaksanaannya kita juga bisa mengundang para tetangga dalam syukuran aqiqahan ini atau membagi-bagukan daging aqiqah kepada mereka. Dengan sendirinya ini juga merupakan proses memperkenalkan jabang bayi yang baru lahir kepada tetangga. Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab.



Dalil syar’i tentang Aqiqah, Ucapan Selamat untuk Bayi yang Baru Lahir:

Baarokallohulaka fiil mauhuubilaka, wa syakartal waahiba, wa balagho asyuddahu, wa ruziqta birrohu

“Semoga Alloh memberikan keberkahan untuk dirimu atas (karunia) yg diberikan kepadamu. Semoga engkau mensyukuri Yang Maha Memberi hingga sang anak menjadi dewasa dan menjadi anak yang berbakti”

Kemudian Dijawab :(atas orang yang mengucapkan doa di atas kepada kita)

Baarokallohulaka wa baaroka’alaika, wa jazaakallohu khoiron, wa rozaqokallohu mitslahu, wa ajzala tsawaabaka

“Semoga Alloh memberikan berkahnya kepadamu dan dalam segala yang engkau miliki. Semoga Alloh membalas untukmu kebaikan yang banyak dan memberikan (karunia) yang sama kepadamu. Semoga Alloh pun berkenan melipat gandakan pahalamu”

Do’a Untuk Bayi yang Baru Dilahirkan

Innii u’iidzuka bikalimaatillaahit taammati min kulli syaythaanin wa haammatin wamin kulli ‘aynin laammatin

Aku berlindung untuk anak ini dengan kalimat Allah Yang Sempurna dari segala gangguan syaitan dan gangguan binatang serta gangguan sorotan mata yang dapat membawa akibat buruk bagi apa yang dilihatnya.(HR. Bukhari)

Menghidupkan Sunnah Nabi saw. dengan ‘Aqiqah’ / Akikah

Makna ‘AqiqahSecara bahasa ‘aqiqah berarti memutus. Sedangkan secara istilah Syara’ aqiqah berarti menyembelih kambing untuk anak pada hari ke tujuh dari hari kelahirannya.

Pentingnya Aqiqah Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya anak itu diaqiqahi. Maka tumpahkanlah darah baginya dan jauhkanlah penyakit daripadanya (dengan mencukurnya).” (Hadits shahih riwayat Bukhari, dari Salman Bin Amar Adh-Dhabi).

Rasulullah saw. bersabda:

“Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqahnya. Ia disembelihkan (binatang) pada hari ke tujuh dari hari kelahirannya, diberi nama pada hari itu dan dicukur kepalanya”. (Ashhabus-Sunan).

‘Aqiqah adalah tanda syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat anak yang diberikan-Nya. Juga sebagai washilah (sarana) memohon kepada Allah SWT. agar menjaga dan memelihara sang bayi. Dari hadits di atas pula ulama menjelaskan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi para wali bayi yang mampu, bahkan tetap dianjurkan, sekalipun wali bayi dalam kondisi sulit.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam AqiqahKambing yang akan di sembelih mencapai umur minimal satu tahun dan sehat tanpa cacat sebagaimana persyaratan untuk hewan qurban. Jika bayi yang dilahirkan laki-laki, dianjurkan untuk menyembelih dua ekor kambing yang sepadan (sama besarnya), sedangkan bayi perempuan disembelihkan satu ekor kambing.

Hal ini berdasar atas hadits dari Ummu Karaz al-Ka’biyah, Rasulullah bersabda:

“Bagi anak laki-laki (disembelihkan) dua ekor kambing dan bagi anak perempuan (disembelihkan) satu ekor. Dan tidak membahayakan kamu sekalian apakah (sembelihan itu) jantan atau betina” (H. R. Ahmad dan Tirmidzi).

Hal di atas berlaku untuk orang yang dikaruniai rizqi yang cukup oleh Allah SWT. Sedangkan orang yang kemampuannya terbatas, diperbolehkan untuk meng’aqiqahi anak laki-laki maupun anak perempuan dengan satu ekor kambing.

Hal ini berdasar atas hadits dari Ibnu ‘Abbas r.a.:

“Bahwa Rasulullah saw. telah meng’aqiqahi Al-Hasan dan Al-Husain dengan satu ekor biri-biri.” (H.R. Abu Dawud),

dan juga riwayat dari Imam Malik:

“Abdullah bin Umar r.a. telah meng’aqiqahi anak-anaknya baik laki-laki maupun perempuan, satu kambing-satu kambing.”

Dianjurkan agar ‘aqiqah itu disembelih atas nama anak yang dilahirkan. Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu al-Mundzir dari ‘Aisyah r.a.: Nabi saw. bersabda:

“Sembelihlah atas namanya (anak yang dilahirkan), dan ucapkanlah, ‘Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, bagi-Mu-lah dan kepada-Mu-lah ku persembahkan ‘aqiqah si Fulan ini.”

Akan tetapi, jika orang yang menyembelih itu telah berniat, meskipun tidak menyebutkan nama anak itu, maka tujuannya sudah tercapai. Adapun daging aqiqah tersebut selain dimakan oleh keluarga sendiri, juga disedekahkan dan dihadiahkan. Disukai untuk memberi nama anak pada hari ketujuh dengan memilihkannya nama-nama yang baik.

Waktu ‘Aqiqah Di muka telah dikutipkan sebuah hadits yang menunjukkan bahwa waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan ‘aqiqah adalah hari ketujuh.

Hadits lain yang menguatkan hal itu antara lain adalah hadits Abdillah bin Wahb dari ‘Aisyah r.a.: Rasulullah saw. telah meng’aqiqahi Hasan dan Husain pada hari ketujuh (dari kelahiran mereka), menamakan mereka dan memerintahkan untuk menjauhkan penyakit dari kepala (mencukur) mereka. Akan tetapi, ada pendapat yang menunjukkan bahwa keterikatan dengan hari ketujuh itu bukanlah keharusan, melainkan suatu anjuran.

Al-Maimuni berkata: Aku bertanya pada Abdullah: “Kapankah anak itu di’aqiqahi?”. Abdullah menjawab, “Adapun ‘Aisyah telah mengatakan bahwa ‘aqiqah itu dilakukan pada hari ketujuh, hari keempat belas, atau hari ke duapuluh satu.”

Imam Malik berkata: Pada zhahirnya, keterikatan pada hari ketujuh itu adalah atas dasar anjuran. Andaikan (pada hari itu tidak dapat dilakukan), maka menyembelih pada hari keempat, kedelapan, atau kesepuluh atau sesudahnya, ‘aqiqah itu telah cukup.

Ringkasnya, jika orang tua mampu menyembelih ‘aqiqah pada hari ketujuh, maka hal itu lebih utama, sesuai dengan perbuatan Nabi saw. Namun jika hal itu menyulitkan, maka diperbolehkan untuk melakukannya pada hari ke berapa saja sebagaimana telah dikatakan Imam Malik. Wallahu a’lam.

Makna Sebuah Nama

“Apalah arti sebuah nama”, begitulah ungkapan dari Shakespeare yang begitu sering terdengar di masyarakat. Konsekuensinya nama hanyalah sebagai panggilan/identitas yang membedakan antara individu yang satu dengan individu yang lain. Sehingga seringkali dalam pemberian sebuah nama yang dicari adalah lebih karena keunikannya bukan makna yang terkandung di dalamnya.

Namun bagi kami – dan sebagian besar orang Indonesia – nama bermakna doa atau cita-cita. Sehingga setiap panggilan terhadapnya merupakan doa baginya dan setiap mengingat namanya maka mengingatkan akan cita-cita kehadirannya ke dunia.

Nabi Muhammad Saw pernah bersabda,

“Sesungguhnya kalian akan diseru pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama-nama ayah kalian, maka perbaguslah nama kalian”. (HR Abu Dawud dan Ibnu Hibban).



Area Layanan Pemesanan Solo Aqiqah Meliputi:

  1. Tempat Pemesanan Aqiqah Solo
  2. Tempat Pemesanan Aqiqah Boyolali
  3. Tempat Pemesanan Aqiqah Karanganyar
  4. Tempat Pemesanan Aqiqah Sragen
  5. Tempat Pemesanan Aqiqah Sukoharjo
  6. Tempat Pemesanan Aqiqah Klaten
  7. Tempat Pemesanan Aqiqah

Aqiqah Solo – Pemesanan Aqiqah Solo – Kambing Aqiqah Solo – Jual Kambing Aqiqah Solo

Jasa AqiqahDomba Aqiqah SoloTempat Pemesanan Aqiqah SoloJasa Aqiqah SoloJasa Aqiqah BoyolaliJasa Aqiqah KaranganyarJasa Aqiqah SragenJasa Aqiqah KlatenJasa Aqiqah Wonogiri

Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *